Menu

SINOPSIS MATERI KESENIAN MAHA BANDANA PRASADHA

  • Kamis, 08 Oktober 2009
  • 1386x Dilihat
SINOPSIS MATERI KESENIAN MAHA BANDANA PRASADHA
Gambelan Instrumental Gambang di bawakan oleh sekaa gambang wahana gurnita : Gambelan ini trmasuk Gambelan Tua yang sudah Jarang masih keberadaannnya di Bali . Di Kota Denpasar ada dua sekaa yang masih hidup tetapi belum ada regenerasi Yaitu Di Banjar Sebudi Tanjung Bungkak Dan Banjar Bekul Penatih. Gambelan ini digunakan padasaat upacara pitra yadnya . Gambelan ini menggunakan laras pelog. Di Kota Denpasar Pemerintah Kota mengadakan pelestarian kesenian langka dengan pengadaaan empat barung instrument gambang dan diserahkan ke masing-masing kecamatan. Dan telah berhasil m,engadakan pembinaan pada generasi muda dimasing-masing kecamatan sekarang mulai di kembangkan kesenian tersebut. Gambelan Selonding Gambelan ini Juga merupakan barungan instrument klasik yang langka Daerah Munculnya bentuk alat musik ini adalah di Bali Timur, Desa Tenganan asaka bungaya yang terletak diKabupaten Karangasem Bali. Gambelan ini terbuat dari Besi dan disucikan oleh masyarakat pengemongnya. Gambelanini sering diperuntukan untuk mengiringi prosesi upacara keagamaan. Dalam perkembangannya Gambelan ini sudah mulai digemari, bahkan sering digunakan sebagai pengiring dan ilustrasi dalam sebuah acara adat dan ceremonial. Gambelan Semarepagulingan Menurut Lontar Catur Muni-muni semarepagulingan artinya Dewa Asmara Tidur. Lagu-lagunya Atau Gendingnya adalah gending pegambuhan yang difungsikan untuk mengiringi tari barong singa. Nada Gambelan ini menggunakan laras pelog yang disebut genta pinara pitu,yang ditirukan dari bunyi-bunyian yang ada di Indra loka. Dalam penyajiannya menggunakan sistim modulasi .Pada perkembangan jaman sekarang ini gambelan ini sedikit mengalami perubahan fungsi, yaitu menyajikan gending-gending petegak untuk mengiringi upacara Dewa Yadnya dan juga manusia yadnya. Gambelan Gandrung Gambelan Gandrung trmasuk gambelan kas kota Denpasar yang keberadaannya sangat jarang pada saaat sekarang ini Untuk melestarikan kesenian ini pemerintah mulai menampilkan kesenian ini pada ajang PKB dan acara acara tumpek krulut yang ada di Kota Denpasar. Pada Jamannya gambelan ini sangat disuaki oleh kaum mudayang diakibatkan oleh nuansa romantis yang diciptalkan oleh nadanada yang berlaraskan pelog lima nada ini dan dapat meningkatkan kegairahan anak muda yang menikmatinya. Didalam penyajiannya gambelan ini menyajiokan gending-gending gegandrangan yang difungsikan untuk mengiring tari gandrung. Gambelan Instrumental Gong Gede / Gong Gangse Jongkok: Gambelan ini menggukanan laras pelog lima nada. Disebut Gong Gede Karena Kesatuan barungan gambelan ini didukung oleh jumlah peralatan yang banyak dan besaryang melibatkan pengrawit sampai 60 orang. Fungsi Gambelan ini menyajikan gending - gending petegak pegongan ( Instrumental) Dan Sering difungsikan untuk mengiringio tarian topeng,dan berbagai jenis tari Baris Upacara Hingga Tarian Rejang Dewa Untuk Upacara Dewa Yadnya. Gambelan Instrumental Angklung Keklentangan Gambelan ini menggunakan laras selendro empat Nada yag disebut Catur Geni. Didalam penyajiannya gambelan ini memainkan tabuh-tabuh petegak yang berfungsi untuk mengiri upacara Pitra Yadnya. Dewasa ini beberapa seniman mengalih fungsikan fungsi gambelan ini dari fungsi diatas untuk mengiringi Tarian dengan pengembangan pola bermain gambelan layaknya permainan Gong Kebyar. Gambelan Instrumental Rindik Gambelan Joged Gambelan ini menggunakan laras selendro lima nada. Yang disebut Panca Geni. Kesatuan gambelan rindik yang disebut juga gambelan jogged bumbung ini adalah untuk mengiringi tarian Joged(sebuah tarian pergaulan) . Perkembangan instrumrn ini sangatlah cepat diman suara yang dimunculkan akan membawa nuansa yang romantis. Gambelan instrumental Gong Suling Alat musik tiup Bali ( Aerofun) yang tebuat dari Bambu. Disebut Gong suling karena komposisi kesatuannya meniru komposisi kesatuan Gong Kebyar yang dapat memainkan laras pelog dan laras selendro ( Panca Tirta dan panca Geni .Lagu atau gendingnya diambil dari barungan lain yaitu diantara gending-pegongan dan juga angklung.Seiring perkembangan jaman seringkali gambelan ini dimanfaatkan untuk mengiri tarian lepas. Gambelan Instrumen Gender Wayang Alat musik klasik tradisional Bali yang sudah cukup tua yang memiliki laras selendro lima Nada. Digolongkan gambelan Tua , karena didalam barungannya tidak terdapat instrument kendang . Bahan pokok dari gender Wayang ini terbuat dari perunggu ( kerrawang). Didalam satu Barungannya terdiri dari dua buah pemade dan dua buah kantilan. Fungsi dari gambelan ini pada umumnya digunakan untuk mengiringi pertunjukan wayang kulit dengan lakon Parwa. Dan juga sering digunakan untuk mengiringi upacara potong gigi ( metatah). Teknik yang digunakan didalam memainkan alat ini adalah demikian unik diantara permainan gambelan lainnya. Karena kedua tangan harus selaras dan mempunyai teknik pukulan yang berbeda-beda. Yang sering disebut dengan istilah teknik Kupu0kupu Atarung. Walaupun tergolong kesenian klasik, Gambelan ini sudah banyak kita jumpai dimasyarakat . Generasi muda bahkan anak-anak sudah mulai tertarik untuk belajar memainkannya. Gambelan Instrumental Pelegogan Gambelan pelegongan adalah sdebuah instrument musik yang berlaraskan pelog lima Nada. Gambelan ini diklasifikasikan kedalam gambelan Madya, karena didalam barungannya sudah menggunakan instrunem kendang. Gambelan ini sering dipergunakan untuk mengiri tarian legong, Gending-gendingnyapun banyak diilhami dari prilaku binatang seperti Kuntir, Kuntul, Guak Macok, Jobog Dan lainya. Gambelan gong Kebyar Gambelan ini sudah sangat lumrah dikenal dimasyarakat. Gambelan ini menggunakan laras pelog lima Nada ataupun Tujuh Nada. Fungsi gambelan Sangatlah dinamis dapat dipergunakan untuk mengiringi tabuh-tabuh petegak juga mengiringi kegiatan pertunjukan baik tarian maupun Drama tari dan sebagainya. Gambelan Kolaborasi Adalah sebuah istilah campuran dimana gambelan yang digunakan tentunya gambelan Bali yang kemudian di gabungkan dengan peralatan etnik lainnya termasuk peralatan modern. Mengingat perkembangan musik dibali kian maju dan marak tentunya kita tidak dapat menutup mata melihat perkembangan permainan musik ( Gambelan Bali) yang kemudian dimodifikasi ,dan pada akhirnya akan menemukan warna baru dari ensamble tersebut. Taman Penasar Adalah bentuk Drama tari arja tetapi tidak di tarikan yang dibawakan dalam keadaan duduk sebagaimana pesantian yang ada. Tman penasar tersebut mulai digemari ketika RRi Denpasar meluncurkan program on Air tersebut.

Artikel Lainnya

Pelatihan Melukis Gratis

KEGIATAN LIBURAN SEKOLAH