SAYEMBARA
PENULISAN NASKAH CERPEN BERBAHASA BALI TINGKAT SMA/SMK SE-KOTA DENPASAR
1. Latar Belakang
Derasnya pengaruh glogal menuntut manusia agar senantiasa bekerja keras agar tidak mudah diombang-ambingkan oleh dampak dari perubahan itu sendiri. Bila tidak, kehidupan akan menjadi kurang bermakna karena selalu tertinggal dengan informasi dan kemajuan Iptek. Dengan demikian, sebagai insan manusia yang terlahir di daerah yang menjadi kunjungan wisata dunia ini kita harus selalu menggali informasi yang sedang berkembang. Informasi itu tidak terbatas pada satu persoalan, namun menyangkut segala aspek kehidupan.
Satu dari sekian informasi yang dapat digali dan dikembangkan untuk mengasah jiwa masyarakat Bali khususnya generasi muda agar lebih humanis adalah kreativitas bersastra. Dengan sering membaca karya-karya sastra yang bermutu jiwa kita akan terasah untuk lebih intens memikirkan fenomena-fenomena yang ada di sekeliling kita. Selain aktivitas membaca yang selalu harus ditumbuhkan dalam setiap insan muda Bali, kreativitas menulis pun senantiasa diupayakan. Dengan menulis, kita dapat mengungkapkan perasaan jiwa yang paling dalam sehingga aktivitas yang negatif yang tidak relevan dengan predikat jiwa muda dapat diminimalkan bahkan dihilangkan. Mengingat aktivitas menulis mampu meningkatkan daya imajinatif manusia maka tidaklah berlebihan Dinas Kebudayaan Kota Denpasar dalam rangka menyambut Tahun Bahasa 2009 mengadakan Sayembara Penulisan Naskah Cerpen Berbahasa Bali. Kegiatan ini diharapkan bermanfaatguna agar generasi muda Bali dapat mengasah kepekaannya dalam menghadapi tantangan zaman lewat tulisan!
2. Tujuan
Sayembara penulisan naskah cerpen berbahasa Bali ini bertujuan untuk:
• Meningkatkan minat kalangan remaja terhadap sastra khususnya cerpen;
• Menumbuhkan daya kreativitas remaja dalam bidang tulis-menulis;
• Meningkatkan apresiasi generasi muda terhadap lingkungan dengan media sastra
3. Peserta
Peserta sayembara adalah siswa/siswi SMA/SMK se-Kota Denpasar yang dibuktikan dengan identitas diri berupa kartu pelajar.
4. Persyaratan:
1. Tema sayembara: “Menyelamatkan Budaya Bali Menghadapi Pengaruh Globalâ€. Karangan tidak mengandung unsur pornografi dan tidak berpotensi menimbulkan konflik yang berkaitan dengan SARA.
2. Naskah cerpen yang diikutkan dalam sayembara ini harus asli (bukan saduran, terjemahan, dan jiplakan), belum pernah dipublikasikan/diterbitkan, dan tidak sedang diikutkan dalam sayembara sejenis.
3. Naskah cerpen ditulis dalam bahasa Bali, diketik rapi dengan huruf Times New Roman font 12 dengan jarak 1,5 spasi di atas kertas HVS kuarto. Panjang naskah berkisar antara 7 s.d. 10 halaman.
4. Naskah cerpen dikirimkan langsung kepada Panitia Sayembara Penulisan Naskah Cerpen pada Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, jalan Hayam Wuruk No 69 Denpasar paling lambat tanggal 5 Oktober 2009 sebanyak tiga rangkap disertai biodata, alamat lengkap, dan fotokopi identitas diri (kartu pelajar).
5. Naskah cerpen yang masuk kepada panitia tidak akan dikembalikan kepada peserta.
5. Penilaian
1. Penilaian naskah dan penentuan pemenang akan dilakukan oleh tim juri.
2. Penilaian mencakup aspek ide, gaya bahasa, dan keorisinilan.
3. Putusan tim juri tidak dapat diganggu-gugat.
4. Pemenang sayembara cerpen masing-masing terdiri atas katagori terbaik, katagori baik dan katagori culkup.
5. Pemenang sayembara diumumkan pada tanggal 4 November 2009.
6. Hadiah
Pemenang akan mendapatkan piagam dan uang tunai yang diatur sebagai berikut.
1. Katagori Terbaik 3 orang Rp. 3.675.000,-
2. Katagori Baik 3 orang Rp .3.450.000,-
3. Katagori Cukup 3 orang Rp. 2.850.000,-