PROFIL DALANG â€A.A. OKA SUTEDJA†BR. KANGIN KANJER DENPASAR SELATAN
Om Awignamastu Namasidem
Pada era globalisasi seperti sekarang ini, sebagai pemacu dari kemajuan zaman, sehingga berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat yang sudah jelas akan menimbulkan suatu kecendrungan, baik yang bersifat kebaikan maupun bersifat keburukan. Disamping itu dipandang perlu dari pergaulan akan terjadi pembaharuan-pembaharuan sehingga melalui pembaharuan tersebut akan datang budaya-budaya asing. Masyarakat Hindu di Bali agar mampu menyaring budaya-budaya asing yang bersifat negatif untuk masuk kedalam negeri. Sehingga budaya Hindu tetap bisa menjadi tuan rumah.
A.A. Oka Sutedja berusaha ikut serta dalam memajukan seni budaya yang ada khususnya Seni Pewayangan. Kakek kelahiran tahun 1949 ini, sejak masih muda sudah mulai ikut aktif terjun di Bidang Seni. Mulai dari menjadi Sekaa Gong di Banjar Kangin Panjer, ngaturang ayah Nyolahang Sasuhunan (Ida Dewa Rangda), ikut dalam pagelaran Calonarang (sebagai Patih Gede di Pura Dalem Panjer), sehingga sekarang terjun di Bidang Pewayangan.
Keahlian menjadi seorang dalang diperoleh dengan cara belajar sendiri. Mungkin karena ada bakat dan perangkat wayang dari leluhur sehingga tidak sulit rasanya.
Selama ini seni Pewayangan dianggap kuno oleh masyarakat terutama generasi muda kita. Melalui Program dari Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. A.A Oka Sutedja diikutsertakan menjadi salah satu Pembina Dalang Cilik di Kota Denpasar wilayah Denpasar Selatan. Merupakan suatu anugrah dari Ida Sang Hyang Widhi Wasa / Tuhan Yang Maha Esa bahwa masih ada yang perduli terhadap Seni Pewayangan khususnya generasi muda di Kota Denpasar. Peran aktif Dinas Kebudayaan Kota Denpasar untuk memajukan Seni Budaya Pewayangan sangat terasa dengan terus mengadakan Pagelaran Wayang Kulit di Depan Pura Jagatnatha Denpasar, Lapangan Puputan Badung.
A.A Oka Sutedja merasa terpanggil sebagai seniman untuk membantu semaksimal mungkin akan tercapai kemajuan di Bidang Seni Pewayangan. Melalui terbentuknya Sanggar Seni Pewayangan Shandi Swara yang beralamat di Jalan Waturenggong No. 141 Panjer Denpasar Selatan, yang terbentuk sejak tanggal 5 September 1982.
Biar harapan kita agar Seni Budaya di Bali akan berkembang lebih baik ditangan generasi-generasi muda kita dengan intlektual tinggi
Nama : A.A Oka Sutedja
Tmp/Tgl Lahir : Denpasar, 31 Desember 1949
Alamat : Br Kangin Panjer Denpasar Selatan
Istri : A.A Srinata
Anak : 4 Orang
Cucu : 6 Orang
Anak Binaan Dalang :
1. Kadek Arya,
2. Ni Luh Nyoman Apriliani,
3. I Gede Pande Yasa
4. I Gusti Ayu Sriyani
Anak Binaan Gender :
1. A.A Ngurah Retno
2. A.A Made Putra
3. I Wayan Adi
4. A.A Putu Sintisa
5. I Gede Yoga
6. I Gusti Ngurah
7. Norik (Jepang)
8. Made Kris
Om Shanti. Santhi, Santhi Om
Perfilaman(dar)