Menu

Parade Gong Kebyar Dewasa Kota Denpasar

  • Jumat, 17 Juni 2011
  • 1077x Dilihat
Parade Gong Kebyar Dewasa Kota Denpasar
Parade Gong Kebyar dewasa dari tahun ke tahun memang tak pernah ditinggalkan oleh pencintanya. Begitu pula dengan tahun ini ribuan penonton memenuhi Ardha Candra Art Center Denpasar untuk menyaksikan Duta Kota Denpasar berhadapan dengan Kabupaten Gianyar. Parade gong kebyar dewasa Duta Kota Denpasar yang diwakili sekaa gong kebyar pria Ceraken Lokananta Br. Kesambi berhadapan dengan sekaa gong SMK 3 Duta Kabupaten Gianyar.Penampilan Duta Kota Denpasar mampu memukau penonton pada ajang PKB XXXIII. Duta Denpasar ini disaksikan langsung Walikota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra yang didampingi Sekda Kota Denpasar AAN Ngurah Rai Iswara, dan pejabat dilingkungan Pemerintah Kota Denpasar. Tabuh Kreasi Baru “LUMPYUNG” Pengembangan sebuah teknik dalam sajian gong kebyar, tetuang dalam sebuah komposisi tabuh kreasi. Kreatifitas composer dalam menjalin pakem tradisi dengan teori musical menjadikan rajutan tetabuhan dengan tatanan rumit, dimana kesederhanaan yang tertata dengan angkepan nada-nada harmoni mamukti sebuah bentuk kempyung dengan wilet tigang nada sehingga diperlukan kepekaan dalam mengikuti alurnya. Penata dengan teknik poliponik yang beragam ini dapat memberikan warna baru dalam sajian barungan gong kebyar. Karya : I Wayan Murda, SSn Pembina : A.A. Putra, I Made Widanta, SSn dan I Wayan Sudana Tari Kreasi ”SEKARIBING” Kehidupan remaja adalah merupakan keunikan yang tiada habisnya untuk diutarakan, inspirasi tatanan pergaulan letika usia remajamenjadikan sebuah ide dari penggarap dalam karyanya. Ketika sebuah kesenian social dalam bentuk joged bumbung adanya interaksi antara penari dan penonton, menjadikan sebuah bentuk yang menarik sehingga pengarap mencoba untuk membuat sebuh bentuk tarian ibing-ibingan. Tatanan gerak yang diaransemen dalam tabuh yang sangat sederhana mempunyai daya tarik yang mudah dicerna bagi para peminatnya sehingga melekat dan mudah untuk diingat dan tarian ini deberi nama Sekaribing. Kerya : I nyoman suarsa dan I Ketut Gede Asnawa MA Pembina Tabuh : I Ketut Suandita. DDn dan A,A Putra Pembina Tari : I Made Oka Sukaryadnya.SSn dan Ni Made Eka Astiti, SSn GEGITAAN “GUNA SWARA” Tranformasi dan pemaknaan dari untaian pupuh yang dikembangkan dalam bentuk gegitaan, terkompilasi dengan tatanan tetabuhan yang terajut dalam nuansa harmonisasi sebuah pertunjukan. Guna Swara dimaknai kemampuan sentuhan nada. Alunan pupuh yang bermakna, dengan mengangkat sebuah pupuh Kaduhungan yang mempunyaiarti Kekeneh, sedangkan Duhung-Kris, sehingga piñata berharap dapat menyampaikan garapan ini sehingga kedalaman hati sanubari penikmat sebagai mana tajamnya keris yang diandalkan dalam pupuh kaduhung ini. Karya : I Wayan Gede Arsana. SSn dan Ni Wayan Nik Suwasti. SPd FRAGMENTARI “SEDAH WONG” Berlatar belakar kejadian perang saudara yang terjadi di Puri Wanayu yang menyebabkan kehancuran sebuah kerajaan. Merasa malu I Gudti Gede Lod hendak meninggalkan wilayah kerajaan menuju arah barat daya (Bandana Negara). Setibanya dikerajaan Kesiman Igusti Gede Lod menyamar menjadi I Gede Lod menghadap sang raja guna menghabdi pada Kerajaan Kesiman dan hendak membantu menyeledaikan permasalahan yang melanda kerajaan. Mengaku sebagai turunan Wisny Wangsa, menyebabkan ketersinggungan raja, karena turunan Wisnu Wangsa ada;ah orang sakti yang mampu mengetahui segala isi hai dan pikirn orang. Untuk itu raja meminta untuk mencarikan keinginan hatinya. I Gede Lod tidak menjawab tetapi meminta diri untk mencarikan apa yang menjadi keinginan sang Raja dan berjanji akan mempersembahkan dan membuktikan apa yang menjadi pikiran dan keinginan Sang Raja akan di persembahkan tanpa harus menjawab SEDAH WONG demikian merupakan hasrat Raja yang hendak dicari.mengingat Sedah Wong tersebut merupakan sarire dari Regek Tunggek yang sebagai penghuni setra di Kerajaan Kesiman, hal tersebut menjadi sebuah komplik. Demikian da selanjutnya kita ikuti bagaimana rangkaian cerita selanjutnya Penata Kerawitan : Sang Nyoman Putra Asa Wijaya. SSn Penata Tari : I Made Sumariyasa, SSn Penata Gerong : Nik Suwasti.SPd Pembina : A.A. Putra, Ketut Sudiana. SE, I Made Widanta, SSn dan Ni Wayan Eka Astiti, SSn

Artikel Lainnya

Pelatihan Melukis Gratis

KEGIATAN LIBURAN SEKOLAH