Lomba Lawar, Ayam Betutu dan Prani Antar Sekaa truna dan Kelompok Seni Se- Kota Denpasar Di Kantor Dinas Kebudayaan Kota Denpasar
Peringatan hari Ulang Tahun Kota Denpasar ke 20 Tahun 2012 diisi dengan berbagai kegiatan baik bersifat pengembangan sumberdaya manusia, kreatifitas Olah Raga, Apresiasi seni budaya dan lain – lain yang teringkas dalam Tag Line Gebyar Budaya Tahun 2012. Dinas Kebudayaan sebagai bagian dari satuan kerja perangkat Daerah dijajaran pemerintah Kota Denpasar yang mengelola tentang peletarian penggalian, pmeliharaan dan pengembangan kebudayaan, membuat sebuah kegiatan yang bersifat atraktif dengan mengedepankan semangat berorganisasi guna menciptakan kerukunan diantara kelompok, baik sekaa truna dan kelompok seni, yang menciptakan nuansa paras paros dalam mengisi berbagai kreatifitas dan aktifitas berkesenian. Salah satu bentuk kegiatan yang diselenggarakan adalah Lomba Ngelawar, Membuat ayam Betutu dan Membuat Prani antar Sekaa Teruna Dan Kelompok Seni se-Kota Denpasar. Kegiatan ini dilakukan adalah guna memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang tata cara, etika yang tumbuh yang menjadi bagian yang menjadi hasanah Budaya dan interaksi dalam beradaptasi di lingkungan adat. Ngelawar dan Membuat Betutu adalah bukan semata –mata produk kuliner seperti biasanya, tetapi kegiatan tersebut adalah merupakan pengetahuan Budaya yang harus diturunkan kepada generasi muda karena merupakan kewajiban untuk menunjang kegiatan adat dan agama di Bali, demikian juga Prani adalah interaksi social yang merupakan refleksi kegembiraan dari sebuah kegiatan upacara dimana pada akhir kegiatan tersebut seluruh pendukung upacara ( Pemaksan, Banjar Pengemong ) mengadakan temurasa guna mengucapkan rasa syukur dengan kegiatan tersebut telah berjalan dengan baik. Prani sendiri makna yang tersirat adalah sangat dalam, prani yang di ejawantahkan dari kata Prana yang mempunyai makna kekuatan adalah merupakan proses sosial yang mengedepankan semangat gotong royong dan musyawarah ketika berkumpul bersama. Dan bersama pula menikmati apa yang mampu kita bawa, yang satu sama lain agar saling berinteraksi (bersilaturahmi) Filosofi inilah yang hendaknya kita jadikan teladan guna menciptakan kebersamaan dan harmonisasi antar manusia, sehingga Kearifan local yang merupakan warisan yang sangat berharga ini wajib kita tumbuh kembangkan di masyarakat.
Tujuan :
Lomba Ngelawar, Ayam Betutu dan Prani Dilaksanakan dengan Tujuan Sebagai Berikut :
1. Memberdayakan generasi Muda khususnya Sekaa teruna dan Kelompok Seni yang ada di Kota Denpasar guna dapat memberikan ruang dan media untuk berinteraksi dan berkreatifitas.
2. Memberikan pemahaman sekaligus pembelajaran tentang makna lawar, ayam betutu dan prani yang merupakan esensi budaya dan kewajiban adat yang perlu diteruskan dan tidak boleh dihilangkan.
3. Menjadikan tempat untuk berkumpul temu rasa antar kelompok sekaa teruna dan kelompok seni dengan mengedepankan semangat kompetisi dalam kreatifitas
4. Menjadikan generasi yang peduli akan khasanah budayanya.
5. Sebagai cikal bakal tumbuhnya aktifitas yang akan memberikan peluang untuk menjadikan sebuah produk ekonomi kreatif sesuai dengan perkembangan jaman.
Sasaran:
Peserta melibatkan sekaa truna-truni dan kelompok seni dan kesenian yang ada di Kota Denpasar dengan wajib melibatkan tenaga putra dan putri.
Lomba yang diselenggarakan Tangal 20 februari 2012 di dinas Kebudayaan Kota Denpasar, berdasarkan kriteria keluar sebagai pemenang adalah :
Pemenang lomba Membuat Ayam Betutu
Juara I : No. Peserta 27 dengan nilai 88 dari Sanggar Mata Dewa
Juara II : No. Peserta 23 dengan nilai 87 dari ST. Shanti Werdhi
Juara III : No. Peserta 13 dengan nilai 85 dari ST. Sura Laga
Pemenang Lomba Membuat Perani
Juara I : No. Peserta 15 dengan nilai 378 dari ST. Tirta Mandala
Juara II : No. Peserta 09 dengan nilai 357 dari ST. Satya Windu Mandala
Juara III : No. Peserta 03 dengan nilai 341 dari ST. Dharma Sentana
Pemenang Lomba Membuat Lawar
Juara I : No. Peserta 24 dengan nilai 418 dari Sanggar Werdhi Swarem
Juara II : No. Peserta 14 dengan nilai 411 dari Sanggar Lawar Lalah
Juara III : No. Peserta 8 dengan nilai 406 dari ST. Sabda kencana Sakti