Menu

LOKAKARYA KEBAHASAAN DI KOTA DENPASAR

  • Rabu, 26 Agustus 2009
  • 531x Dilihat
LOKAKARYA KEBAHASAAN  DI KOTA DENPASAR
Dalam upaya pengembangan nilai budaya dan pengelolaan kekayaan budaya local secara berkelanjutan yang ada di masyarakat maka Pemerintah Kota Denpasat melalui Dinas Kebudayaaan akan melaksanakan pembinaan terhadap seni sastra khususnya seni menulis aksara dan bahasa bali diatas daun lontar. Walikota Denpasar yang diwakili Asisten Administrasi Pembangunan Drs I Ketut Natha Wibawa. MH membacaka sambutan Walikota Denpasar dalam acara Pembukaan Lokakkarya Kebahasaan pada hari Selasa, 25 Agustus sampai dengan hari Kamis 27 Agustus 2009 bertempat di Ruang Pasca Sarjana UNHI Tembau Denpasar Peserta Lokakrya diikuti sebanyak 50 orang dari guru-guru Agama Hindu dan guru-guru Bahasa Bali tingkat SD, SMP da SMA/SMK se Kota Denpasar dengan Instruktur dari Dosen Fakultas Sastra Bali UNUD dan dari Lambaga Kebahasaan. Lokakarya Aksara dan Bahasa Bali yang merupakan salah satu warisan budaya diberikan dengan tujuan agar guru-guru mampu menumbuhkan rasa kecintaan dikalangan anak-anak didik sebagai generasi penerus untuk membangun karakter bangsa Sebagai tindak lanjut dari Lokakarya akan dilanjutkan dengan mengadakan sosialisasi dan memperkenalkan Aksara dan Bahasa Bali dikalangan siswa karena kita ketahui bahwa Bahasa Bali yang merupakan bahasa ibu mulai ditinggalkan penggunaannya baik dikalangan kehidupan rumah tangga maupun dalam pergaulan. Disamping sosialisasi juga diadakan lomba menulis cerpen berbahasa Bali dikalangan siswa SMA/SMK dengan harapan siswa memahami dan mampu menempatkan Tata Bahasa Bali sesuai dengan sor-singgih basa. Sebagai motifasi untuk menumbuh kembangkan kreatifitas seni khususnya seni sastra, maka Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan akan diberikan hadiah berupa uang, piala dan piagam kepada para pemenang Perfilman (dar)

Artikel Lainnya

Pelatihan Melukis Gratis

KEGIATAN LIBURAN SEKOLAH