Menu

Utsawa Dharma Gita Duta Kota Denpasar 2010

  • Jumat, 13 Agustus 2010
  • 957x Dilihat
Pada hari Sabtu, 7 Agustus 2010 sekitar pukul 08.30 Wita. Peserta Utsawa Dharma Gita duta Kota Denpasar, akan mengikuti lomba tingkat Provinsi Bali. Kehadiran peserta Utsawa Dharma Gita di kediaman Bapak Walikota bermaksud untuk pamitan dan mohon dukungan mental. Pada kesempatan tersebut, Kepala Bidang Warisan Budaya yang didampingi dari Widya Sabha Kota Denpasar. Menyampaikan beberapa hal: 1. Kota Denpasar mengikuti semua materi lomba yang diselenggarakan dari tanggal 14 s/d 16 Agustus 2010, bertempat di Taman Budaya Denpasar. 2. Pembinaan dilaksanakan setiap hari Jumat bertempat di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar. 3. Peserta Duta Kota Denpasar berjumlah 45 orang dengan rincian: a. Pembacaan Sloka Putra dan Putri sebanyak 4 orang. b. Menghapal Sloka Remaja dan Dewasa sebanyak 2 orang c. Pembacaan Palawakya Dewasa pasangan Putra dan Putri sebanyak 4 orang d. Pembacaan Palawakya Remaja pasangan Putra dan Putri sebanyak 4 orang e. Kidung Campuran Dewasa Putra dan Putri sebanyak 6 orang f. Kidung Campuran Remaja Putra dan Putri sebanyak 5 orang g. Kidung Campuran Anak-anak Putra dan Putri sebanyak 6 orang h. Cerdas Cermat (Dharma Widya) SD Campuran Putra dan Putri sebanyak 3 orang i. Cerdas Cermat (Dharma Widya) SMP Campuran Putra dan Putri sebanyak 3 orang j. Cerdas Cermat (Dharma Widya) SMA Campuran Putra dan Putri sebanyak 3 orang k. Dharma Wacana Remaja Putra dan Putri sebanyak 3 orang l. Dharma Wacana Dewasa Putra dan Putri sebanyak 2 orang Dari apa yang telah disampaikan oleh Widya Sabha, ada beberapa penekanan dari Bapak Walokota yang perlu mendapat perhatian: 1. Secara umum Bapak Walikota sangat senang atas persiapan yang dilaksanakan oleh Tim Pembina dari unsur Widya Sabha. 2. Ketenangan dan emosional sangat perlu diperhatikan , sehingga dalam lomba tidak timbul rasa grogi atau bimbang atas kemampuan yang telah dipersiapkan. 3. Jangan terobsesi untuk menang , karena kemenangan bukan merupakan tujuan akhir dari suatu pembinaan, berlombalah dengan ketenangan tanpa terpengaruh dengan penampilan lawan. Ucapan selamat dan berjuang dengan sepenuh hati mengakhiri acara pamitan dengan Bapak Walikota.