Menu

SGW. “SACI DEWI” PANJER DENPASAR

  • Selasa, 14 Juni 2016
  • 1377x Dilihat

Tebar Pesona Di Panggung Ardha Candra

Denpasar, Mengawali debutnya yang pertama diajang PKB ke 38, Sekaa Gong Wanita (SGW) “Saci Dewi” Br. Kertasari-Panjer Denpasar Selatan tampil mengesankan. Ribuan pasang mata yang memadati areal panggung dibuat terpesona oleh penampilan sekaa gong wanita yang sebagian besar masih usia remaja. Penampilan duta Denpasar ini juga disuport oleh para pejabat Pemkot Denpasar diantaranya Wawali IGN Jaya Negara, Sekda Rai Iswara, Ketua TP-PKK Nyonya Selly D. Mantra, Plt Kadisbud Sujati dan undangan penting lainnya, Senin, (13/6) di Panggung Terbuka Ardha Candra Denpasar kemarin petang.

Dibalut warna busana atas merah marun dan kamben merah motif prade dengan gegelungan khas Bali, penampilan SGW. Saci Dewi” Banjar Kertasari-Panjer duta Denpasar benar-benar moncer. Tampil berhadapan dengan duta Kabupaten Bangli, “Saci Dewi” mengawali penampilannya dengan tabuh telu lelambatan kreasi yang diberi judul “Lempung Gunung”. Tabuh garapan I Ketut Suandita dan kawan-kawan dibawakan begitu kuat dan harmonis. Tanpa meninggalkan unsur musik klasik yang menjadi ciri khas tabuh-tabuh lelambatan umumnya. Dilihat dari penampilan dibanding lawannya, SGW “Saci Dewi” memang memiliki kualitas jauh dibanding lawannya. Dari jenis dan motif pukulan termasuk kekotekan, memang jauh. “Saci Dewi” begitu menyengat dan menggigit bak penampilan gong pria, kuat namun tetap pada pakem gending lelambatan. Demikian pula dengan penampilan para penarinya, Denpasar dengan beberapa tari yang disuguhkan. Seperti; Tari Penyambutan “Puja Prasamya” dan Tari “Cayaning Ringgit” benar-benar dibawakan begitu sempurna baik pakem tarinya maupun penjiwaan. Kenyataan ini tak ayal setiap sesi penampilan mereka selalu mendapat aplaus penonton yang diperkirakan hampir mencapai tiga ribu penonton. Penampilan duta Kabupaten Bangli kemarin cukup lumayan juga, namun karena lawannya Denpasar yang selalu langganan juara, membuat penampilan mereka keder duluan. Namun kehadiran dua duta ini membuat penonton yang memadati areal panggung semua merasa terhibur dan terpuaskan. Seperti dikatakan salah seorang penonton dari Gianyar Agus Sanjaya, “penampilan kedua sekaa gong ini membuat hati saya terhibur” terangnya. Pada penampilan kemarin, masing-masing duta menampilkan dua tabuh yakni lelambatan dan kreasi serta dua tarian. (Sdn.Humbud.Dps.).