Menu

PROFIL SEKAA GONG WANITA ”ASTI SWETHA SWARA” DUTA KOTA DENPASAR PKB XXXI TAHUN 2009

  • Kamis, 18 Juni 2009
  • 2406x Dilihat
Keberadaan sekaa gong wanita ”ASTI SWETHA SWARA” Kelurahan Sesetan sebagai salah satu upaya masyarakat Sesetan dalam mewujudkan serta mendukung program pemerintah Kota Denpasar dalam mewujudkan Kota Denpasar berwawasan budaya. Cikal bakal sekaa ini terlahir dari pelaksanaan kegiatan Parade Gong Kebyar Wanita yang telah diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Denpasar. Even ini mampu membangkitkan sekaa gong wanita di masing-masing banjar adat se-kelurahan Sesetan, seperti : Sekaa Gong Wanita Br.Pegok & Br. Tengah Kelurahan Sesetan. Kepercayaan yang di berikan oleh Pemerintahan Kota Denpasar kepada sekaa gong kebyar wanita ”ASTI SWETHA SWARA” kel-sesxetan sebagai duta dalam PKB ke-31 tahun 2009, menginspirasi pihak kelurahan sesetan untuk menghimpun anggota sekaa gong wanita di masing-masing banjar yang berpotensi untuk mendukung kegiatan ini ke dalam sebuah sekaa gong wanita ”ASTI SWETHA SWARA” (SUARA GAJAH PUTIH) sebagai identitas seni & budaya kelurahan sesetan dan orientasi utama kami adalah dengan media ini kami mampu menyatukan segala komponen yang ada di kelurahan sesetan. SINOPSIS TABUH KREASI ”SANTHA NADA” Bumi berputar mengelilingi sang surya yang mengintari alam semesta, ini merupakan suatu pertanda bahwa waktu itu tidak pernah berhenti untuk mewarnai persaingan dalam mengisi celah-celah kehidupan di muka bumi ini. Kedamaian, kasih sayang dan cinta tidak pernah lepas dari kehidupan kita, setiap hari sanubari umat manusia selalu terukir secerca harapan untuk terciptanya suatu kedamaian abadi. ” Damai di hati, Damai selalu dan Damai di bumi ini ” Memaknia realita kehidupan ini, penata mengkristalkannya menjadi sebuah garapan komposisi kerawitan instrumental dengan judul ”SANTHA NADA” sebagai sebuah garapan kreasi baru, komposisi kerawitan instrumental ini di garap tanpa meninggalkan esensi-esensi tradisi dalam kerawitan bali dan juga mngikuti perkembangan musik kerawitan bali yang berkembang saat ini. PENATA TABUH : Uda Prameti S.Sn PEMBIMA TABUH : Ketut Subrata S.Sn SINOPSIS TARI PILIHAN ”PANJI SEMIRANG” Tatkala suasana sedih, bingung, rambut dipotong, gundah gulana meliputi perasaan. Orang terdekat tidak peduli lagi timbul rasa putus asa di dalam hati. Tiba-tiba ada secercah harapan. Dengan berpakaian kayaknya laki-laki Candra Kirana beserta dayang-dayangnya mulai pencarian kekasih yang pergi entah dimana Panji Semerang penyamaran Candra Kirana. Pencipta : I Nyoman Kaler dan I Wayan Lotring Pembina Tari : Ni Ketut Arini S.ST dan A.A. Putu Yunita Megawati S.Sn Pembina Tabuh : I Ketut Agus Swatika S.Sn dan I Made Widiartha SINOPSIS TARI KREASI METEMBANG ”RAKSA ANGGA” Bumi berputar menyebabkan alam ini menumbuhkan kehidupan yang ketergantungan. Nafas persamaan selalu menggaris bawahi kehidupan mereka, karena mereka lahir dari Garba Sang Pencipta. Maka ingatlah wahai penghuni dunia ini. Jangan pengaruhi nafas persamaan dengan energi negatif untuk memenuhi keinginanmu yang Matamorgana. Jaga Aku, Hormati Aku, Aku selalu bersama dalam kehidupan ini. Menghayati jalinan kata tersebut maka terinterpretasikan sebuah komposisi tari ”RAKSA ANGGA” dengan mengolah elemen tari dan vocal dalam kemasan tari kreasi tembang inovatif, yang mengingatkan kita agar setiap aktivitas selalu ingat pada Tuhan (Sang Pencipta). Penata Tabuh : I Kadek Andita S.Sn Pembina Tabuh : I Made Sumajaya S.Sn Penata Tari : I Gusti Ngurah Bagus Supartama S.Sn Penata Vocal : I Gusti Ngurah Bagus Supartama S.Sn