Menu

PROFIL SEKAA GONG ”SWARA DHARMA PRAWERTI ” DUTA KOTA DENPASAR PKB XXXI TAHUN 2009

  • Kamis, 18 Juni 2009
  • 2953x Dilihat
Nama : Sekaa Gong ”Swara Dharma Prawerti” Berdiri : Tahun 2001 Prestasi : Mendapat penghargaan ”Adhikara Nugraha” sebagai penampilan terbaik pada festival Gong Kebyar Anak-anakPesta Kesenian Bali Tahun 2001. Mendapatkan penghargaan”Seni Kerti Budaya” dari Pemerintahan Kota Denpasar Tahun 2002 Penanggung Jawab : Br. Pesanggaran Kelurahan Pedungan Kecamatan Denpasar Selatan. Ketua : I Wayan Kari dan I Made Badra Bendahara : I Nyoman Selamet Koordinator : I Wayan Astawa,S.Sn Konsultan : 1. I Wayan Beratha 2. I Nyoman Astita,MA 3. I Nyoman Suarsa 4. I Gst. Ngr. Sueka,SST.M.Si 5. I Gst. Ngr. Padang,S.SKAR 6. Ni Ketut Alit Arini,SST 7. Ni Ketut Yuliasih,SST.M.Hum 8. I Gede Sukraka,SST.M.Hum 9. I Made Kembar 10. I Ketut Suteja,SST.M.SN 11. I Nyoman Geguh 12. Drs. I Wayan Butuantara,M.Si SEKAA GONG ”SWARA DHARMA PRAWERTI” BR.PESANGGARAN KEL.PEDUNGAN KECAMATAN DENPASAR SELATAN 1.Lelambatan Kreasi ”Tabuh Nem Semara Metu” Terinspirasi dari kata ”Semara” yang artinya kemauan atau keinginan Komposer I Wayan Beratha dan I Ketut Gede Asnawa,MA melalui daya cipta yang dimiliki membuat komposisi tabuh nem lelambatan kreasi yang kreatif dan inovatif. Tabuh ini diciptakan pada tahun 1992 dengan tetep memperhatikan substansi pokok dari uger-uger tabuh lelambatan klasik. Pembina Tabuh: I Ketut Sukarata, I Ketut Sudiana,SE dan I Wayan Narka,S.Ag.M.Si 2. Tari Kreasi ”Banda Yowana” Kata Banda berarti terikat atau ikatan. Yowana berarti Pemuda dari dua kata ini oleh Bapak Nyoman Suarsa (Yang Pung) diciptakan sebuah tarian dengan judul ”Banda Yowana” tari ini diciptakan pada tahun 1987 mengisahkan sekelompok Pemuda/Remaja yang terikat dalam suatu wadah dengan mengekspresikan jiwa lewat gerak yang rampak, dinamis dengan menonjolkan estetika yang kuat. Di dalam wadah ini para remaja saling mengisi diri dengan selalu mengedepankan azas kebersamaan. Penata Tari : I Nyoman Suarsa Penata Tabuh : I Ketut Gede Asnawa,MA Pembina Tari : I Made Sukarda,S.Sn Pembina Tabuh : Drs.I Ketut Wijana dan I Wayan Astawa,S.Sn 3.Tabuh Kreasi ”Pinara Tunggah” Sebuah Konsep atau Teknik berkompesisi yang diaplikasikan dari konsep counterpoint yang dipadukan dengan konsep canon, dalam pengertian melodi melawan melodi. Dalam permainannya, beberapa bars melodi dimainkan secara serentak ataupun dimainkan pada waktu mulai yang berbeda. Sehingga jalinannya akan menimbulkan efek loncatan nada yang sambung menyambung atau saling mengisi. Nada yang saling tindih atau saling tumbuk akan menghasilkan perbedaan tekanan nada dan harmoni secara Vertikal. Kesan ritmis yang Intricate (rumit) dengan konsep Cross Rhythm dihasilkan dari jalinan irama ¾,4/4, dan 5/4 dalam satu garis birama yang jelas terlihat pada bagian akhir karya ini. Sesungguhnya karya ini ingin menghasilkan suatu bentuk tekstur dengan sikap bermusik Kontenporer, melalui pengolahan nada dan pola-pola permainan. Beberapa konsep musik klasik barat tersebut diolah atau ditranspormasikan menjadi konsep atau teknik dalam karawitan Bali, yang kemudian diterjemahkan sebagai ”Pinara Tunggah”. Pinara dalam pengertian Suara merupakan cikal bakal dari melodi dan ritme sebagai unsur dasar terbentuknya musik, secara konsptual dijalin, ditumbuk,atau ditindih dengan terorganisir berdasarkan konsep-konsep musikal, guna menghasilkan karya kompesisi dengan warna yang berbeda. Karya : Sang Nyoman Putra Arsa Wijaya,S.Sn Pembina Tabuh : I Wayan Murda,S.Sn 4. Pragmen Tari ”Purnamadha” Merasa telah mendapat anugerah Kesaktian dari Bhatara Ciwa, Prabu Salya menjadi angkuh dan tidak mampu mengendalikan diri. Dalam perjalanan Salya bertemu dengan Raja Pandu Yang hendak kembali ke Astina Pura setelah mengikuti Swayembara di kerajaan ”Kuntiboja”, Salya pun menantang ”Pandu” untuk perang tanding mengadu Kesaktian. Penata Tari : Kadek Sumariasa,S.Sn Pembina Tari : I Nyoman Sudira,SST dan Ni Made Dwi Puspayani Penata Tabuh : I Wayan Gede Arsana,S.Sn Pembina Tabuh : I Wayan Astawa,S.Sn Penata Vocal : I Gst. Ngr. Sueka,SST.M.Si Pembina Vocal : Ni Nyoman Nik Swasti Dalang : I Made Kembar Gerong : Ni Swasti, Ayu Saraswati dan Ida Ayu Dyanapatni