Menu

Pemkot Serahkan Replika Patung alm. IB Kompyang

  • Rabu, 18 November 2015
  • 930x Dilihat

Denpasar, Jasa dan ketokohan alm. IB Kompyang yang juga bergelar Ida Pedanda Grya Karang dalam memajukan sektor pariwisata di Bali khususnya Denpasar, tak diragukan lagi. Berbagai bukti telah ditunjukkan almarhum. Seperti ikut berjuang membangun berbagai sarana dan prasarana penunjang pariwisata. Salah satunya dipercaya ikut merancang langsung Hotel bertaraf Internasional Bali Beach yang kini bernama Grand Bali Beach oleh Presiden RI Soekarno hingga dipercaya menjadi Direktur Utamanya. Termasuk menyandang berbagai jabatan strategis seperti; menjadi komisaris Hotel HII, Direktur Farma Widjaya hingga Kepala LVRI Bali dan lain-lain. Guna menghargai ketokohan dan jasa beliau, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kebudayaan memberikan apreasiasi dengan membuatkan replika patung alamarhumah. Penyerahan patung dilakukan langsung Kabid Seni Disbud Denpasar Kt. Suaryadala kepada keluarga alamarhum yang diwakili istri almarhum A.A. Mirah Astuti bersama salah seorang putra beliau IB Ngurah Wijaya, Rabu (18/11) di Hotel Segara Village Sanur Denpasar.

Menurut Suaryadala, IB Kompyang adalah sosok perintis, inpirator dan juga motivator. Kegigihannya dalam mewujudkan masyarakat Bali yang maju, makmur dan sejahtera terus diupayakannya melalui berbagai tindakan nyata. Mulai dari membangun kantong-kantong seni bersama para seniman dan para pemegang kebijakan, membangun sarana dan prasarana penunjang pariwisata termasuk merekrut tenaga-tenaga pariwisata hingga menelorkan karya-karya nyata dalam bentuk tulisan/buku. Ide dan konsistensinya inilah yang patut diteladani oleh para generasi muda sekarang. Selain sebagai inspirator dan motivator pariwisata almarhum juga dikenal sebagai pejuang sejati. Hingga beliau dipilih menjadi Kepala LVRI Bali oleh teman seperjuangannya. Hingga menjelang akhir hayatnya, beliau juga tak pernah berhenti untuk berjuang melalui jalan dharma yakni melayani umatnya menjadi Pedanda. Tak salah jika Pemerintah Daerah khusunya Denpasar memberikan penghargaan atas jasa-jasa beliau seperti membuat replika patung yang kita serahkan hari ini,  terang Suaryadala. “Beliau adalah sosok pejuang sejati yang bekerja tanpa pamrih dan akibat dari perjungan almarhum sekarang kita bisa menikmati hasilnya”, imbuh Suaryadala. (Sdn.Humbud.Dps.).