Denpasar, Parade Gong Kebyar dan Kesenian Klasik Kota Denpasar yang melibatkan semua usia mulai PAUD/TK hingga para lansia, tahun ini kembali digelar. Demikian dikatakan Kadis Kebudayaan Drs. Made Mudra,M.Si saat menggelar rapat Panitia Parade Gong Kebyar dan Kesenian Klasik Tahun 2015 di Aula Kantor setempat. Hadir dalam rapat tesebut SKPD`terkait, Tokoh-Tokoh Seni dan para Pimpinan Sekeha, Senin (27/8).
Menurut Md. Mudra, parade gong kebyar yang rutin digelar setiap tahun merupakan wujud kepedulian mantan Walikota Denpasar IB Rai D. Mantra terhadap keberlangsungan berkesenian masyarakat di Kota Denpasar. Sekaligus sebagai upaya memperkuat visi Kota Denpasar, menjadikan Denpasar Sebagai Kota Budaya. Dengan memberi ruang serta kesempatan seluas-luasnya kepada para seniman mulai dari usia taman kanak-kanak (PAUD/TK), Remaja hingga Dewasa termasuk para ibu-ibu dan lansia. Untuk bisa mengembangkan bakat dan kreatifitas seninya dalam ajang yang bergengsi “Parada Gong Kebyar Kota Denpasar 2015”. Ditambahkan Mudra, parada gong kebyar nantinya sekaligus dipakai sebagai ajang evaluasi terhadap apa yang telah dilakukan selama ini khususnya dalam upaya menggali, melestarikan sekaligus mengembangkan seni dan budaya Bali khususnya tabuh dan tari. Sehingga lewat ajang ini, duta-duta seni yang menjadi duta Kota Denpasar diajang PKB ataupun ajang bergengsi lainnya bisa kita saring lebih awal. Sehingga pada saatnya nanti, dalam menghadapi berbagai ajang seni, Kota Denpasar tak perlu pusing ataupun khawatir. Untuk pelaksanaan parada gong kebyar tahun ini, tercatat 43 peserta sekeha gong ikut ambil bagian berasal dari Desa/Lurah maupun Banjar di Empat wilayah Kecamatan di Kota Denpasar. Memperebutkan Piala Bergilir Walikota Denpasar. Adapun jadwal pelaksanaan nanti akan dimulai pada tanggal 20 September 2015 selama sebulan penuh dengan mengambil tempat di Lapangan Puputan Badung I Gusti Ngurah Made Agung. (Sdn.Humbud.Dps.).
26 Januari 2026
13 Januari 2026
29 Oktober 2025