Band Irama Praja Siap Hibur Masyarakat Denpasar
Denpasar, Lama tak terdengar gaungnya, Band “Irama Praja” besutan menteri Koperasi A.A. Puspayoga (mantan Walikota lama), kembali menggeliat. Band yang digawangi sederet nama yang telah lama malang melintang didunia musik. Seperti Yayax, Anom, Sukana, Budiasa, Bayu, Sudiana, Laksmi dan Ebok. Siap tampil menghibur masyarakat Denpasar pada Minggu 28 Pebruari malam dalam rangka Hut Kota Denpasar ke 228. Beberapa tembang oldis telah dipersiapkan kelompok band ini yang diketuai Oka Wiranata, Kamis (25/2).
Menurut Sudiana vokalis sekaligus koordinator, kelompoknya ikut berpartisipasi dalam rangka memeriahkan HUT Kota Denpasar ke 228 nanti pada Minggu 28 Pebruari 2016 pk. 19.00 di Lapangan Lumintang. Dengan membawakan beberapa tembang-tembang oldis mengingat penggemar tembang ini terutama Era 70 hingga 80an masih cukup banyak. Hal ini sesuai pula dengan usia personel kami yang kebanyakan sudah berkepala lima, ungkapnya. Ditanya tentang persiapan menurut Sudiana perisiapannya cukup singkat hanya lima kali pertemuan. Latihannyapun tidak ngotot kami lakukan, hanya 2 jam sehari dengan beberapa materi lagu sudah cukup bagi kami. Sudiana juga bersyukur karena atas prakarsa dan dukungan Bapak Walikota IB Rai D. Mantra dan Pasangannya serta Sekda Rai Iswara band ini bisa bangkit kembali. Sebab menurut Sudiana pak Wali dan Pak Sekda juga orangnya senang nyanyi bahkan di ruang Pres Room kini dilengkapi dengan peralatan karaoke. Jadi para pegawai atau teman-teman wartawan yang punya hoby nyanyi setelah jam kerja diberi kesempatan untuk mengembangkan bakatnya. Bahkan tak jarang para pejabat dilingkungan Pemkot juga ikut nimbrug ketika ada waktu untuk menyalurkan bakatnya enath itu dalam rangka Hut atau event lainnya, terang Sudiana. Maka dari itu cukup beralasan bagi Pemkot Denpasar untuk memiliki satu kelompok Band. Karena disamping sebagai ajang menyalurkan bakat, menyanyi juga bisa mengharmoniskan hubungan kerja kita disamping dapat menghilangkan stress. (Sdn.Humbud.Dps.).
29 Oktober 2025