Menu

Lomba Serangkaian HUT Kota Denpasar ke 227

  • Rabu, 14 Januari 2015
  • 326x Dilihat

Menjunjung tinggi nilai budaya daerah khususnya warisan yang ada mesti mendapatkan perhatian baik dikalangan pemerintah maupun masyarakat secara umum. Menjaga dan mewarisi berbagai kegiatan adat dan budaya mencirikan Kota denpasar sebagai sebuah gambaran Denpasar adalah Kota Modern yang dilandasi dengan akar budaya yang kuat dan ajeg. Berbagai bentuk kegiatan yang diwariskan menjadi sebuah tradisi adalah Ngelawar, Sate Renteng , Prani atau Soda Prani, Lomba Gender dan Event Tari Legong Kraton Lasem. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan dalam bentuk kompetisi lomba yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kota Denpasar bekerjasama dengan Puri Agung Satria Kota Denpasar  dalam rangka HUT Kota Denpasar ke 227 tahun 2015.

Diharapkan peserta adalah dari kelompok karang taruna atau sekaa teruna, sedangkan tari legong keraton diharapkan peserta datang dari anak-anak yang masih duduk dibangku sekolah dasar. Untuk syarat dan kriteria lomba bisa langsung diambil di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.

Berikut jadwal kegiatan yg dimaksud:

  1. Pendaftaran Lomba Lomba ngelawar, sate renteng, prani atau soda prani dimulai 6 Januari 2015 sd 4 Februari 2015, setiap hari kerja, pukul 07.30 – 15.30 wita di Kantor Desa/Lurah wilayah masing-masing atau Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.
  2. Teknikal meeting  tari legong keraton lasem, 1 Februari 2015, pukul 15.00 wita s/d selesai di Jaba Pura Pedarman Agung Satria Denpasar .
  3. Teknikal meeting  ngelawar, sate renteng, prani atau soda prani, 10 Februari 2015, pukul 09.00 wita s/d selesai di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.
  4. Event Tari Legong Keraton Lasem 8 Februari 2014, pukul 08.00  s/d selesai di Jaba Puri Pedarman Agung Satria Denpasar
  5. Lomba ngelawar, sate renteng, prani atau soda prani, 15 Februari 2014, pukul 07.30 Wita sd selesai di Dinas Kebudayaan Kota Denpasar.

Kegiatan ini dilaksanakan bukan semata-mata orientasi lomba maupun mencari juara tetapi memberikan pemahaman dan pemberdayaan kepada generaasi muda untuk dapat mengetahui dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap warisan budaya yang wajib kita lestarikan bersama.