Denpasar, Lomba ogoh-ogoh dalam rangka sambut tahun saka 1938 yang digelar rutin Pemkot Denpasar, tahun ini diikuti 140 peserta meningkat dibanding tahun kemarin yang berjumlah 129 peserta. Dihari pertama penilaian, Tim seleksi yang dikoordinir Dinas Kebudayaan Denpasar sejak pagi bergerak menyasar 35 buah ogoh-ogoh yang tersebar diwilayah Kecamatan Denpasar Utara. Dari keseluruhan ogoh-ogoh yang dinilai satu diantaranya belum mampu diselesaikan dengan sempurna alias masih melalung tanpa asesoris, Rabu (24/2).
Antusias masyarakat untuk ikut dalam seleksi ogoh-ogoh kali ini nampak meningkat, dibuktikan dengan terus meningkatnya jumlah peserta. Disamping berkurangnya peserta yang masih bertahan dengan bahan Styrofoam, gabus atau spon. Seperti diungkapkan Ir. I Wayan Meganada,MT Wakil Ketua Tim Seleksi “saya sangat bangga dan mengapresiasi semangat peserta kali ini”, terangnya. Disamping jumlah peserta terus meningkat, kini jumlah peserta yang menggunakan bahan styrofoam, gabus atau spon makin berkurang”. Ini membuktikan bahwa kesadaran akan bahayanya bahan-bahan yang mengandung zat kimia bagi kesehatan dikalangan generasi muda, sudah terbangun. Dikatakan pula, dari 35 ogoh-ogoh yang disasar rata-rata sudah mengalami peningkatan. Baik dari segi pewarnaan, tema yang dibangun, bahan, komposisi maupun rancang bangunnya sudah cukup memadai. Jadi tingkat kreatifitas mereka sepertinya terus mengalami peningkatan. Bahkan bukan itu saja, “kehadiran para teruni dalam mendampingi para teruna maupun tim seleksi, ikut memberi suasana hangat dan harmonis. Seperti terlihat dibeberapa banjar diantaranya STT “Yowana Santi” Br. Oongan-Tonja, STT Br. Umasari-Dangin Puri Kaja, STT Br. Belaluan Sadmerta-Dangin Puri Kauh, cukup membawa angin segar. Situasi ini perlu dipertahankan dan dibangun terus mengingat Banjar sesuai dengan fungsinya adalah sebagai tempat berkumpul dan membangun kebersamaan kearah yang positif. Dikatakan pula, pada hari kedua esok Tim kembali turun menyasar 47 ogoh-ogoh yang ada diwilayah Kecamatan Denpasar Timur. (Sdn.Humbud.Dps.).
26 Januari 2026
13 Januari 2026
29 Oktober 2025