Menu

GERAKAN KEBERSIHAN DAN PENGHIJAUAN AWALI PEMBUKAAN FESTIVAL PESONA SERANGAN 2010

  • Jumat, 26 November 2010
  • 824x Dilihat
Event festival yang digelar oleh Pemerintah kota Denpasar setiap tahunnya salah satunya adalah "PESONA PULAU SERANGAN" (Serangan Island Green Festival 2010) yang akan berlangsung tgl.26-28 Nopember 2010 di Pulau Serangan. Ribuan masa dari berbagai elemen padati areal Jaba Pura Sakenan yang menjadi titik sentral pelaksanaan pembukaan “Festival Pesona Pulau Serangan 2010”. Walikota I B Rai D. Mantra didampingi Jro Bendesa Serangan Mudana Wiguna, DPRD, SKPD, Tokoh-tokoh masyarakat beserta segenap undangan lainnya mengawali festival dengan melakukan gerakan kebersihan dan penghijauan di sekitar areal Jaba Pura Sakenan, Jumat 26 Nopember 2010. Festival Pesona Pulau Serangan dibuka Jumat 26 Nopember 2010 pukul 09.00 pagi di Jaba Pura Sakenan. Oleh Walikota Denpasar I B Rai D. Mantra . Program Kegiatan Pesona Pulau Serangan dengan tema Closer Natural (Pendekatan pada Alam ) sama dengan arti Serangan yaitu Sire-Angen (pesona alam). Acaranya lebih banyak bersifat mengembangkan potensi Pulau Serangan untuk dipromosikan menjadi tujuan wisata, ada juga Wisata Kuliner, pelepasan tukik, penanaman terumbu karang, susur hutan mangrove, dan Serangan Marine Garden,Depo sampah, dan Green Camp, serta Green Fun Bike. Pukul 09.00 wita Walikota di Jaba Pura Sakenan langsung melakukan penandatanganan prasasti “Kubu Wisata” yang diperuntukkan bagi 20 pedagang kuliner kemudian melakukan penanaman pohon simbolis lanjut membuka acara yang ditandai dengan pemukulan kentongan serta membunyikan sungu. Usai membuka acara Walikota dan rombongan menuju dermaga Ponjok untuk melakukan susur hijau mengitari kawasan menggrove lanjut melakukan penanaman terumbu karang (reef-bowl), melepas tukik dan ikan. Masih seputar kawasan pantai Melasti disini Walikota juga melepas peserta lomba jukung tradisional yang dilanjutkan dengan peninjauan Serangan Marine Garden, peninjauan aktifitas devo sampah “Restu Bumi” yang terletak di kampung bugis baru kemudian Walikota dan rombongan dipersilakan istirahat makan siang di stand kuliner yang terletak di Selatan Jaba Pura Sakenan. Ditambahkan pula Festival yang berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 Nopember 2010 pada malam harinya juga akan dimeriahkan dengan aneka kesenian, salah satu diantaranya adalah arja printing emas dan bondres dwi mekar Singaraja disamping hiburan lainnya. Walikota Denpasar Rai Mantra menyambut baik dan mengapresiasi atas segala upaya yang dilakukan masyarakat serangan yang telah dengan sadar mengembangkan potensi dirinya guna meningkatkan kesejahteraan hidupnya. Kesungguhan tersebut tampak dari beberapa kegiatan yang dirancang seperti; susur wisata hijau, wisata kuliner, green camp, taman pancing hingga pengelolaan sampah menjadi kompos dan beriket dengan tidak mengesampingkan aspek Tiga E yaitu ekologi, edukasi dan ekonomi. Paket susur wisata hijau salah satu dari sekian paket tersebut yang menurut Walikota merupakan inovasi kreatif dari masyarakat Serangan yang nantinya bisa dijadikan media pengenalan dan pendidikan bagi masyarakat bahwa keberadaan hutan bakau sangat bermanfaat bagi kelangsungan ekosistem. Walikota juga berharap agar masyarakat Serangan selalu bersama-sama membangun daerahnya guna tercipta kesejahteraan bersama tanpa harus melihat latar belakang sosial masing-masing dan selalu mengutamakan persatuan dan kesatuan.