Menu

Evasluasi Desa Pakraman Se-Kota Denpasar

  • Senin, 10 Oktober 2016
  • 1151x Dilihat

Desa Adat Panjer Terbaik

Denpasar, Setelah lakukan penilaian selama sebulan, Tim Penataan Kelembagaan dan Evaluasi Desa Pakraman Kota Denpasar menetapkan Desa Pakraman Panjer-Densel jadi yang terbaik. Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penilai Wy. Meganada saat membacakan nominator para pemenang bertepatan dengan digelarnya Pembukaan Lomba Taman Gegirang, Sabtu (8/10) kemarin di Wantilan Banjar Kedaton Sumerta. Lomba Taman Gegirang dibuka langsung Sekda Kota Rai Iswara didampingi Plt. Kadisbud Nym. Sujati.

Menurut Wayan Meganada, Pembinaan Penataan Kelembagaan dan Evaluasi Ds. Pakraman Kota Denpasar yang rutin digelar setiap tahun. Adalah dalam rangka memperkuat jati diri masyarakat Denpasar sekaligus untuk menjaga eksistensi Desa Pakraman. Disamping dalam rangka mendukung Denpasar sebagai “Kota Kreatif Berwawasan Budaya Dalam Keseimbanhgan Menuju Keharmonisan” sesuai visi yang diemban. Adapun tujuan dari pembinaan dan evaluasi ini adalah agar para pengurus maupun para prajuru Desa dalam menterjemahkan dan mengimplementasikan apa yang sudah disepakati bersama baik itu berupa aturan/awig-awig  maupun perarem memiliki pemahaman yang sama. Sehingga dengan memahami tugas dan fungsi masing-masing, akan tercipta sebuah keselararasan dan keharmonisan mengingat pelayanan yang diberikan benar-benar sesuai dengan harapan yang diinginkan yakni transparan, proporsional dan professional. Menurut Meganada, selama melakukan penilaian, rata-rata para perwakilan dari masing-masing Kecamatan sudah mampu menterjemahkan apa yang menjadi kreteria maupun persyaratan yang harus dipenuhi. Seperti bagaimana melakukan penataan dibidang tata parahyangan, tata palemahan dan tata pawongan. Dan yang paling penting lagi adalah bagaimana para prajuru selaku kepanjangan tangan krama/masyarakat mampu menjembatani dan memecahkan segala persoalan yang dihadapi. Serta berupaya memenuhi  segala kebutuhan sekaligus memberikan perlindungan dan kenyamanan demi terciptanya keharmonisan dan kesejahteraan krama/masyarakatnya dan semua itu harus dilakukan dengan tulus ikhlas. Seperti ditekankan Walikota IB Rai D. Mantra dalam setiap sambutannya yakni para prajuru dituntut untuk selalu meningkatkan pengetahuan diri dan melakukan inovasi dalam menghadapi segala bentuk tantangan yang dihadapi. Dan yang lebih penting lagi jadikan evaluasi ini sebagai sebuah kebutuhan bukan paksanaan. Segala bentuk pengabdian ini harus dilandasi dengan kejujuran dan ketulusan agar semua itu bisa bermanfaat. Dari empat kecamatan yang yang telah diniliai yang menjadi nominasi pertama adalah Desa Pakraman Panjer-Densel selanjutnya Ds. Pakraman Pagan-Dentim, Ds. Pakraman Poh Gading-Denut dan selaku juru kunci adalah Ds. Pakraman Padang Sambian-Denbar. (Sdn.Humbud.Dps.).