Denpasar, Menghadapi ajang PKB ke 38, hampir semua cabang yang diikuti Kota Denpasar telah siap dibina. Seperti pembinaan duta PKB Kota Denpasar untuk cabang Drama Gong yang diwakili oleh Sekeha Drama Gong Br. Kedaton-Dentim yang telah dibina Tim Propinsi. Tim Propinsi yang dikoordinir Putu Sudana disambut langsung Walikota Denpasar IB Rai D. Mantra, Plt. Kadisbud Denpasar Nym. Sujati dan para pembina yang ada di Kota Denpasar, Kamis (14/4) di Wantilan Br. Kedaton Denpasar.
Dalam pembinaan kemarin, para pembina Propinsi terdiri dari Wayan Geria, Komang Marheni, Wayan Puja dan Sugita lebih menyoroti kepada tehnik bloking stade, penjiwaan atau pengkarakteran masing-masing peran yang dilakoni, busana dan keharmonisan antara gamelan dan penari/pemain. Dalam kesempatan tersebut, Wayan Puja seniman senior yang sering melakoni tokoh patih agung dan Wayan Sugita pelawak senior dan tokoh seniman drama. Langsung memperagakan bagaimana cara mengkomposisikan gerak maupun penjiwaan karakter terhadap lakon yang dimainkan. Sehingga alur cerita yang dimainkan menjadi hidup dengan kekuatan karakter masing-masing pemain. Pada prinsipnya terangnya, “tabuh drama gong tidak boleh berhenti”, ucapnya. Artinya, penabuh harus bisa membaca kemana arah dan gerak para pemainnya. Hal ini penting agar terjadi komunikasi dua arah yang harmonis antara pemain dan penabuh “pangsing saling kedeng”ujarnya. Demikian pula dengan tatabusana, agar disesuaikan dengan peran yang dimainkan. Contoh “kalau kita jadi dayang-dayang jangan tatabusananya seperti ratu atau permaisuri demikian pula sebaliknya”. Pada prinsipnya secara keseluruhan penampilan duta Drama Gong Br. Kedaton dengan lakon yang dibawakan "Mirah Ratna Kencana Wilis" sudah sesuai dengan kreteria. Tinggal bagaimana dalam sisa waktu yang sedikit ini bisa memperbaiki hal-hal yang masih dianggap kurang. Sehingga saat penampila pada 19 Juni nanti, duta PKB Denpasar bisa tampil maksimal sekaligus mampu menghibur para pencinta Drama Gong. (Sdn.Humbud.Dps.).
29 Oktober 2025