Denpasar, Perhatian Pemkot Denpasar terhadap kesenian wayang/dalang dan gender wayang di Kota Denpasar terus diupayakan keberlanjutannya. Terbukti setiap tahun cabang seni yang masuk dalam katagori langka peminat terutama dalang, terus digelar. Menurut Plt. Kadisbud Denpasar Sujati, untuk tahun ini pelatihan akan dimulai awal Pebruari ini selama kurun waktu setahun melibatkan ratusan peserta mulai tingkat SD, SMP hingga SMA/SMK baik untuk dalang maupun gender wayang, Jumat (3/2) lalu dihalaman kantor setempat.
Sujati lebih jauh mengatakan, hampir setiap tahun pihaknya mengupayakan cabang seni yang satu ini terus digelar mengingat cabang seni dalang sangat minim peminat. Bahkan mengingat minimnya peminat pihaknya pernah melakukan terobosan dengan upaya jemput bola kesekolah-sekolah, hasilnya kurang maksimal. “Memilih dengan cara acak atau sembarang orang sepertinya kurang tepat”, jelasnya. Mengingat untuk seni pedalangan paling tidak diperlukan orang yang harus memiliki talenta atau bakat awal. Karena seorang dalam paling tidak harus mampu menguasai beberapa tehnik atau ketrampilan/ilmu seperti; tabuh, tari, gending dan berbagai lakon atau cerita. Kaitannya dengan agama, sudah barang tentu seorang dalang akan selalu diperlukan disetiap kegiatan upacara keagamaan seperti; mlaspas, mecaru dan lain-lain terutama wayang lemah, terang Sujati. Oleh karena itulah pihaknya terus menggenjot agar cabang seni yang satu ini terus berdenyut. Dalam hal pembinaan, pihaknya juga telah bekerjasama dengan Persatuan Pedalangan (PEPADI) Denpasar selaku lembaga yang berkompeten dibidangnya disamping dengan pihak-pihak lain yang juga memiliki kapasitas. Dijelaskan pula, untuk dalang dan gender wayang pihaknya juga akan menggelar pelatihan saat libur sekolah nanti yakni bulan Juni selama sebulan. Dengan pola ini kita berusaha menjaring sebanyak-banyaknya bakat-bakat terpendam yang dimiliki anak-anak. Mudah-mudahan dengan berbagai upaya yang dilakukan, Denpasar akan banyak memiliki stok seniman terutama dalang maupun penabuh gender wayang, imbuhnya. (Sdn.Humbud Dps.).
29 Oktober 2025