Menu

DENPASAR FESTIVAL 8

  • Jumat, 25 Desember 2015
  • 848x Dilihat

Seniman Denpasar Siap Hibur

Denpasar, Meriahkan event akhir tahun Denpasar Festival 8, ratusan seniman Denpasar siap hibur masyarakatnya. Hadir dengan sebuah kemasan inagurasi mengangkat cerita klasik “Diah Tantri” yang digarap apik seniman kondang Nyoman Suarsa dan Kt. Lanus. Garapan ini diharapkan mampu menghibur ribuan pasang mata masyarakat Denpasar yang akan memenuhi areal catus pata Patung Catur Muka Denpasar. Karya inagurasi ini nantinya juga menjadi tonggak mulai dibukanya secara resmi event akhir tahun “Denpasar Festival 8”. Demikian dikatakan koordinator seniman  Nyoman Suarsa alias Yang Pung disela-sela melakukan persiapan pentas akbar inagurasi, Kamis (24/12) di halaman kantor Dinas Kebudayaan Denpasar.

Menurut Suarsa, seniman yang ikut mendukung pentas inagurasi kali ini berjumlah tak kurang dari 250 seniman. Diambil dari berbagai tingkatan usia serta berbagai latar belakang sekolah mulai dari SD, SMP, SMA/SMK hingga Mahasiswa termasuk para seniman yang bercokol diberbagai sanggar yang ada di Kota Denpasar. Dari 250 orang seniman tersebut, 80 orang diantaranya berperan sebagai penari kipas. Didatangkan dari SMK 5 Denpasar selebihnya dari berbagai sekolah yang ada di Kota Denpasar, terangnya. Menurutnya, Kisah Tantri merupakan kisah klasik masyarakat Hindu tempo dulu yang sarat dengan nilai-nilai moral agama. Seperti; bagaimana seorang Raja atau seorang pemimpin mampu berlaku adil dan bijaksana terhadap rakyat atau masyarakatnya. Melihat berbagai fenomena negatif yang sering muncul sekarang ini. Paling tidak cerita Tantri ini bisa dijadikan bahan renungan, pegangan bahkan pijakan bagi semua orang, jelasnya. Apalagi diera sekarang moralitas manusia sedang dipertaruhkan dengan banyaknya muncul kasus-kasus sosial. Seperti; korupsi, perkelahian antar kelompok, kriminalitas, terorisme, intoleransi dan sebagainya. Maka cerita tantri ini paling tidak bisa dijadikan sesuluh atau refleksi dalam hal berbuat atau bertingkah laku yang benar sebagai insan manusia. Yang Pung juga berharap agar tahun 2015 ini dijadikan refleksi untuk bisa melangkah lebih maju kedepan. Dan mari kita sambut tahun baru 2016 dengan penuh semangat dan rasa optimisme yang tinggi “Demi Denpasar”, imbuhnya. (Sdn.Humbud.Dps.).