Menu

“EMPAT GENERASI”

  • Jumat, 19 Agustus 2016
  • 715x Dilihat

Meriahkan Malam Apresiasi Seniman Lansia Br. Kehen-Kesiman

 Denpasar, Tak tanggung-tanggung, empat generasi seniman ikut meriahkan “Malam Apresiasi Seniman Lansia” yang digelar krama Banjar Kehen-Kesiman Dentim yang digelar bertepatan dengan piodalan di Pura Merajan setempat. Disamping pentas seni, kegiatan juga diisi sosialisasi penaggulangan HIV/AIDS dan Narkoba oleh KPA (Komisi Pembrantasan HIV/AIDS Kota Denpasar, Minggu (14/8) lalu di Wantilan Banjar setempat.

Menurut Ketua Panitia yang juga Kelian Adat banjar Kehen Kesiman Ketut Suandita, digelarnya malam apreasiasi seniman lansia adalah dalam rangka untuk memberikan pengharagaan kepada para sesepuh tari. Yang telah mewariskan berbagai ilmu khususnya tari dan tabuh sehingga aktifitas berkesenian di Kesiman khususnya di banjar Kehen terus bisa berlangsung dari generasi ke generasi. Bahkan akibat sentuhan dari tangan-tangan para sesepuh banjar Kehen, kini telah lahir banyak seniman penabuh maupun penari dari berbagai generasi. Dan puncaknya adalah ditunjuknya Banjar Kehen sebagai Duta PKB Gong Kebyar Anak-Anak oleh Pemerintah Kota Denpasar tahun kemarin. Tidak itu saja, menurut Suandita berdasarkan catatan sejarah Sekeha Gong Kebyar Wanita juga pernah mencatatkan diri menjadi duta PKB pada tahun 1994 dan berhasil menyabet juara II. Ini membuktikan bahwa andil para tokoh-tokoh seni dalam memajukan kesenian di banjar Kehen memang tak bisa dipungkiri. Dikatakan, sejak tahun 1931 para tetua sudah mulai merintis membentuk sekaha gong, namun sebatas untuk ngayah, terangnya. Seiring dengan perkembangannya akhirnya pada tahun 1964 para tokoh seni banjar Kehen berhasil membentuk sekeha gong yang diberi nama “Tunjung Sekar”. Yang kemudian terkenal dan selalu dipercaya untuk mengiringi sekeha drama gong yang cukup terkenal waktu itu yakni “Drama Gong Kertia Budaya” dengan salah satu bintangnya Wayan Umbara. Karena perubahan jaman disamping bahyak sekeha yang lanjut uisa, maka pada tahun 1973 sekeha gong Tunjung Mekar mengalami regenerasi dan berganti nama menjadi sekeha Gong Kencana Wiguna hingga sekarang. Untuk menghargai jasa para seniman maka pihaknya berinisiatif untuk membuat sebuah acara bertajuk malam apresiasi seniman yang dirangkai dengan sosialisasi HIV/AIDS. Tentang sosialisasi HIV/AIDS, menurut Suandita ini penting dilakukan mengingat perkembangan dan pergaulan anak-anak sekarang cukup memperihatinkan. Tak salah kita selaku orang tua harus selalu mengingatkan mereka agar menghindari hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun orang lain. Dengan cara menumbuhkan jiwa berkesenian mereka dengan memberi ruang sebanyak-banyaknya kepada mereka. Malam apresiasi seniman kemarin juga dimeriahkan Dadong Rerod serta tari dan tabuh dari empat generasi krama Banjar Kehen. (Sdn.Humbud.Dps.).