Bendesa Se-Kota Denpasar Kunjungi Surabaya
Denpasar, Menghadapi perkembangan jaman yang semakin pesat dan dinamis seperti sekarang ini. Sebagai pelayan masyarakat baik yang ada diranah pemerintahan maupun swasta, dituntut untuk selalu eksis dalam memberikan pelayanan. Tak terkecuali bagi para bendesa yang ada di Kota Denpasar, dituntut untuk selalu mampu menjaga eksistensi melalui pelayanan yang diberikan. Yakni harus mampu bertindak proporsional, profesional dan inovatif dalam memecahkan setiap persoalan yang dihadapi. Guna mewujudkan hal tersebut, para Bendesa atau prajuru desa yang ada di Kota Denpasar diajak berkunjung ke Kota Surabaya. Rombongan dipimpin langsung Plt. Kadis Kebudayaan Denpasar Nyoman Sujati dan Kabid Adat Made Wedana, Minggu (6/11) lalu.
Rombongan yang berjumlah 45 orang setiba di Surabaya diterima langsung Kepala Kesbangpolinmas Surabaya Marma, Kabid Budaya Disbudpar Sumarsono dan pejabat penting lainnya. Saat tatap muka, beberapa pertanyaan mengalir dari para bendesa Denpasar. Diantaranya menanyakan seputar upaya dan pola penanganan tentang bagimana menjaga kerukunan antar umat beragama, persoalan lingkungan, dukungan pemerintah terhadap kelompok minoritas, kegawat daruratan dan lain sebagainya. Dari dialog tersebut terungkap bahwa, pemerintah Surabaya dibawah pimpinan Walikota Bu Risma sangat peduli dengan kelompok agama minoritas. Bahkan menurut keterangan Kepala Kesbangpolinmas Surabaya, dalam menjaga kerukunan antar umat beragama Walikota tak pernah membedakan satu sama lain. Bahkan hal ini selalu menjadi prioritas dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan antar umat beragama. Mengingat mereka adalah ujung tombak dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama di Surabaya. Bahkan hampir dalam setiap kesempatan Bu Risma selalu mengajak para tokoh-tokoh lintas agama untuk duduk bersama ikut membahas setiap persoalan yang dihadapi. Tidak itu saja, pada saat tertentu Bu Risma juga sering juga mengajak para tokoh lintas agama untuk study banding ke luar negeri. Terkait pelayanan ke masyarakat baik menyangkut kegawat-daruratan maupun hal lain, Bu Risma selalu menekankan berikan pelayanan yang terbaik, yakni cepat, murah dan mudah. Kuncinya adalah bagaimana membangun komunikasi dan sinergitas dari seluruh stake holder yang ada. Usai menggelar dialog kedua belah pihak melakukan tukar cendra mata yang kemudian dilanjutkan dengan melihat sekeliling kantor setempat sembari berdialog dengan para staf yang ada di kantor Kesbangpolinmas. (Sdn.Humbud.Dps.).
29 Oktober 2025